Kamis, 20 Desember 2012

Beribu Warna dari Senyum dan Lisanmu


Bila kususuri hidupku detik demi detik
Mungkin dirimu yang paling banyak memberikan warna

Walau waktu hanya singkat
Tapi,
Dirimu mampu menciptakan beribu warna dari senyum dan lisanmu

Walau waktu hanya memberikan kesempata secuil
Menikmati senyum manis dan syahdu syair lisanmu
Walau kau telah melangkah
Hilang dibalik kilauan warna yang kau ciptakan
Tapi
Beribu warna itu
Masih menghuni denyut jantun dan langkah ini




Akhirnya,
Warna indah itu akan membuat tetesan rindu
Berujung pilu yang teramat sakit
Indah warna itu akan tetap di sini
Dalam hati ini, sebagai kenangan terindah
Maaf. ..                                                                                             
Jika rindu ini tetap tertujuh padamu
Walau kutau warna itu, bukan lagi untukku.
Makassar
Ab’bhue

Tidak ada komentar:

Posting Komentar